Mikroservice pada Cloud Computing
Microservices yaitu layanan yang membagi aplikasi menjadi yang lebih kecil dan saling terhubung.Setiap Microservices merupakan aplikasi kecil yang memiliki arsitektur heksagonal sendiri yang terdiri dari logika beserta berbagai adapternya (bahasa pemrograman, dan lain-lain). Misalkan ada server khusus untuk memproses layanan antrian, layanan hosting khusus untuk antarmuka pengguna, server khusus untuk manajemen database, dan sebagainya. Selain itu, sering sekali menghasilkan duplikasi beberapa data. Namun, memiliki skema database perservice sangat penting jika ingin mendapatkan keuntungan dari layanan microservice.
Kelebihan Microservice
- Setiap Service berdiri sendiri
- Maintence nya lebih mudah
- Aplikasi scable, secure dan reliable
- Tidak ada hambatan dalam menggunakan teknologi baru.
Untuk kekurangannya
- Jika terdapat pengembangan atau scaling pada suatu services, maka setiap service yang saling berhubungan untuk mengikuti
- Perlu automation yang tinggi dalam melakukan deployment.
- Sulit untuk menerapkan perubahan service jadi perlu perancangan yang matang.
Monolithic Arcithecture memiliki arti satu. Arsitektur monolitik merupakan sebuah arsitektur dalam pembuatan aplikasi dimana semua komponen menjadi satu kesatuan. Berbeda dengan Microservice, Monolithic Arcithecture bekerja dengan memecah beberapa bagian dari aplikasi seperti fitur, fungsi, service serta database. Aplikasi akan dipecah atau dibagi sesuai dengan fungsionalitasnya, bagian dari pecahan tersebut dirancang dan akan bekerja secara independen. Dan setiap bagian, dapat menggunakan stack teknologi yang berbeda-beda.
Aplikasi Enterprise dibangun dalam tiga bagian: database, client side dan server-side. Server-side akan menangani request HTTP kemudian menjalankan beberapa logika sesuai dengan doamin, kemudian mengambil dan mempengaruhi data dari databesnya dan mengirim data tersebut ke sisi client-side.
Kelebihan Monolithic Arcithecture
- Layanan terhadap pekerjaan yang ada dapat dilakukan dengan cepat karena berada dalam satu ruang alamat memory.
Kekurangannya
- Sulit dalam menyediakan fasilitas pengamanan.
- Kesalahan pemograman di satu bagian kernel mengakibatkan matinya seluruh sistem.
- Pengujian dan penghilangan kesalahan sulit dilakukan karena tidak dapat dipisahkan dan dilokasikan


Komentar
Posting Komentar